BATU ROMPE MIDUANA

“Batu Rompe” berasal dari bentuk batu-batu besar yang tampak retak dan terbelah.

Situs Batu Rompe merupakan salah satu situs budaya dan sejarah yang berada di kawasan Kampung Adat Miduana, Desa Balegede, Kecamatan Naringgul, Cianjur Selatan. Situs ini menjadi bagian penting dari jejak peradaban Sunda kuno yang hingga kini masih dijaga dan dihormati oleh masyarakat adat setempat

Nama “Batu Rompe” berasal dari bentuk batu-batu besar yang tampak retak, pecah, dan menjulang seperti menhir peninggalan masa lampau. Berdasarkan kajian budaya dan penelitian akademik, situs ini dipercaya telah ada sejak ribuan tahun lalu dan memiliki keterkaitan dengan peninggalan Kerajaan Sunda atau Pajajaran.

Dalam kajian mengenai Kampung Adat Miduana, disebutkan bahwa kawasan Batu Rompe berada di Area Campa Larang Kabuyutan dan diperkirakan berusia lebih dari 2000 tahun sebagai bagian dari situs peninggalan budaya Sunda kuno. Bagi masyarakat Miduana, Batu Rompe bukan sekadar tumpukan batu bersejarah, melainkan simbol hubungan spiritual antara manusia, alam, dan leluhur. Situs ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat adat yang masih hidup hingga sekarang.

Selain nilai sejarahnya, Batu Rompe juga dikenal memiliki keunikan tersendiri. Beberapa batu di kawasan ini dipercaya dapat mengeluarkan bunyi nyaring ketika diketuk. Fenomena tersebut melahirkan berbagai cerita rakyat dan kepercayaan lokal yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Keberadaan Situs Batu Rompe juga menjadi bagian dari proses transfer pengetahuan budaya kepada generasi muda. Melalui situs ini, masyarakat Miduana mengajarkan pentingnya menjaga adat, menghormati sejarah, serta melestarikan warisan leluhur di tengah perkembangan zaman modern.

Spirit of Balegede Heritage.